Sinergi Kepemimpinan Demokratis, Otokratis, dan Motivasi Kerja dalam Menstimulasi Kinerja Karyawan: Sebuah Studi Literatur
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan demokratis dan otokratis serta motivasi kerja terhadap kinerja karyawan, serta mengidentifikasi sinergi kedua gaya kepemimpinan dalam pendekatan situasional. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan sistematis (Systematic Literature Review) dengan protokol PRISMA, menganalisis 15 jurnal nasional terakreditasi yang diterbitkan antara tahun 2021–2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan demokratis berpengaruh positif terhadap kinerja jangka panjang, namun kurang efektif dalam situasi krisis karena proses diskusi yang panjang. Sebaliknya, gaya otokratis efektif untuk efisiensi waktu dan kepatuhan target jangka pendek, terutama pada organisasi dengan standarisasi kaku. Motivasi kerja muncul sebagai variabel paling dominan sekaligus mediator krusial. Kombinasi simultan kedua gaya kepemimpinan dengan motivasi kerja memberikan pengaruh solid terhadap kinerja dengan rentang R² 15,6%–90,8%. Kesimpulan penelitian ini menegaskan pentingnya kepemimpinan situasional yang adaptif dalam menyeimbangkan ruang diskusi demokratis dan keputusan tegas otokratis.