Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (JEMSI) · e-ISSN: 2686-5238 · p-ISSN: 2686-4916

Pengaruh Stres Kerja dan Burnout terhadap Workplace Deviant Behavior dan Turnover Intention

Andrianita Christianingrum Heru Kristanto
Vol. 8 No. 1 (2026) 20 September 2026 Pages 379-387

Abstract

Respons pegawai terhadap tuntutan yang berat dapat muncul sebagai perilaku yang melanggar norma kerja atau rencana meninggalkan organisasi. Stres kerja dan burnout telah banyak dikaitkan dengan kedua respons tersebut, tetapi biasanya diuji dalam model yang terpisah. Akibatnya, fungsi workplace deviant behavior sebagai penghubung masih belum jelas, terutama pada perguruan tinggi. Penelitian ini menilai hubungan langsung dan tidak langsung antara stres kerja, burnout, workplace deviant behavior, dan turnover intention. Data survei dihimpun dari 53 pegawai akademik serta pendukung akademik Universitas Kristen Duta Wacana melalui convenience sampling. Model penelitian diuji dengan pemodelan persamaan struktural berbasis kuadrat terkecil parsial. Hasilnya, stres kerja meningkatkan workplace deviant behavior secara signifikan, tetapi tidak secara langsung memengaruhi turnover intention. Burnout memperkuat turnover intention secara signifikan, namun tidak berkaitan dengan workplace deviant behavior. Perilaku menyimpang tersebut juga tidak memengaruhi turnover intention maupun meneruskan pengaruh stres kerja dan burnout. Temuan ini memperlihatkan dua respons yang berbeda: tekanan lebih dekat dengan perilaku menyimpang, sedangkan kelelahan berkepanjangan lebih dekat dengan niat keluar.

Keywords

Burnout Stres Kerja Turnover Intention Workplace Deviant Behavior