Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Komunikasi, Disiplin Kerja dan Pelatihan terhadap Kinerja Perawat di RSUD Banyumas
Abstract
Kinerja perawat merupakan determinan utama mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh gaya kepemimpinan, komunikasi, disiplin kerja, dan pelatihan terhadap kinerja perawat di RSUD Banyumas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner berskala Likert. Populasi penelitian terdiri atas 590 perawat pelaksana yang bertugas di 11 ruang rawat inap RSUD Banyumas. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, yaitu pengambilan sampel berdasarkan kriteria tertentu yang ditetapkan peneliti dari populasi yang tersedia. Penentuan jumlah sampel mengacu pada rumus Slovin dengan tingkat kesalahan (error tolerance) sebesar 10%, sehingga diperoleh kebutuhan sampel minimum sebanyak 86 responden; namun untuk meningkatkan representativitas data, penelitian ini menggunakan 134 responden. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hubungan struktural antarvariabel laten tanpa mensyaratkan asumsi normalitas data yang ketat. Alat analisis yang digunakan adalah perangkat lunak SmartPLS versi 4 dengan prosedur bootstrapping 5.000 subsampel. Hasil pengujian menunjukkan bahwa disiplin kerja merupakan prediktor dominan dengan pengaruh terkuat terhadap kinerja perawat.