Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (JIMT) · e-ISSN: 2686-4924 · p-ISSN: 2686-5246

PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA DAN EFIKASI DIRI TERHADAP MOTIVASI BERWIRAUSAHA SERTA DAMPAKNYA TERHADAP INTENSI BERWIRAUSAHA MAHASISWA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (FKIP) UNIVERSITAS JAMBI

Suratno Farida Kohar Ali Idrus Suci Pratiwi
Vol. 1 No. 4 (2020) 23 March 2020 Pages 318-332

Abstract

Tingginya angka pengangguran telah menuntut berbagai pihak berupaya untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan kepada masyarakat. Salah satunya yaitu melalui pendidikan kewirausahaan yang diterapkan di sekolah maupun perguruan tinggi. Hal ini dilakukan untuk menciptakan wirausaha-wirausaha muda yang berstatus sarjana yang dapat membantu pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran. Tujuan Penelitian: 1) Untuk mengetahui pengaruh lingkungan keluarga terhadap motivasi berwirausaha; 2) Untuk mengetahui pengaruh motivasi berwirausaha terhadap intensi berwirausaha; 3) Untuk mengetahui pengaruh lingkungan keluarga terhadap intensi berwirausaha; 4) Untuk mengetahui pengaruh efikasi diri terhadap intensi berwirausaha; 5) Untuk mengetahui pengaruh motivasi berwirausaha terhadap intensi berwirausaha; 6) Untuk mengetahui pengaruh lingkungan keluarga terhadap intensi berwirausaha melalui motivasi berwirausaha; dan 7) Untuk mengetahui pengaruh efikasi diri terhadap intensi berwirausaha melalui motivasi berwirausaha. Berdasarkan tujuan penelitian, penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian penjelas (eksplanatory research). Teknis analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis jalur (path analisys) yang bantu menggunakan alat SPSS 21.0. for windows yang digunakan  dalam  pengembangan  model dan pengujian hipotesis. Hasil analisis data yang diperoleh menjelaskan bahwa: 1) terdapat pengaruh lingkungan keluarga terhadap motivasi berwirausaha sebesar 0,826; 2) terdapat pengaruh efikasi diri terhadap motivasi berwirausaha sebesar 0,645; 3) terdapat pengaruh lingkungan keluarga terhadap intensi berwirausaha sebesar 0,823; 4) terdapat pengaruh efikasi diri terhadap intensi berwirausaha sebesar 0,660; 5) terdapat pengaruh motivasi berwirausaha terhadap intensi berwirausaha sebesar 0,871; 6) terdapat pengaruh tidak langsung lingkungan keluarga terhadap intensi berwirausaha melalui motivasi berwirausaha dengan koefisien mediasi sebesar 0,719446; dan 7) terdapat pengaruh tidak langsung efikasi diri terhadap intensi berwirausaha melalui motivasi berwirausaha dengan koefisien mediasi sebesar 0,561795.
Tingginya angka pengangguran telah menuntut berbagai pihak berupaya untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan kepada masyarakat. Salah satunya yaitu melalui pendidikan kewirausahaan yang diterapkan di sekolah maupun perguruan tinggi. Hal ini dilakukan untuk menciptakan wirausaha-wirausaha muda yang berstatus sarjana yang dapat membantu pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran. Tujuan Penelitian: 1) Untuk mengetahui pengaruh lingkungan keluarga terhadap motivasi berwirausaha; 2) Untuk mengetahui pengaruh motivasi berwirausaha terhadap intensi berwirausaha; 3) Untuk mengetahui pengaruh lingkungan keluarga terhadap intensi berwirausaha; 4) Untuk mengetahui pengaruh efikasi diri terhadap intensi berwirausaha; 5) Untuk mengetahui pengaruh motivasi berwirausaha terhadap intensi berwirausaha; 6) Untuk mengetahui pengaruh lingkungan keluarga terhadap intensi berwirausaha melalui motivasi berwirausaha; dan 7) Untuk mengetahui pengaruh efikasi diri terhadap intensi berwirausaha melalui motivasi berwirausaha. Berdasarkan tujuan penelitian, penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian penjelas (eksplanatory research). Teknis analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis jalur (path analisys) yang bantu menggunakan alat SPSS 21.0. for windows yang digunakan  dalam  pengembangan  model dan pengujian hipotesis. Hasil analisis data yang diperoleh menjelaskan bahwa: 1) terdapat pengaruh lingkungan keluarga terhadap motivasi berwirausaha sebesar 0,826; 2) terdapat pengaruh efikasi diri terhadap motivasi berwirausaha sebesar 0,645; 3) terdapat pengaruh lingkungan keluarga terhadap intensi berwirausaha sebesar 0,823; 4) terdapat pengaruh efikasi diri terhadap intensi berwirausaha sebesar 0,660; 5) terdapat pengaruh motivasi berwirausaha terhadap intensi berwirausaha sebesar 0,871; 6) terdapat pengaruh tidak langsung lingkungan keluarga terhadap intensi berwirausaha melalui motivasi berwirausaha dengan koefisien mediasi sebesar 0,719446; dan 7) terdapat pengaruh tidak langsung efikasi diri terhadap intensi berwirausaha melalui motivasi berwirausaha dengan koefisien mediasi sebesar 0,561795.

Keywords

Lingkungan Keluarga, Efikasi Diri, Motivasi Berwirausaha, dan Intensi Berwirausaha