Pengaruh Komunikasi Organisasi terhadap Kesejahteraan Karyawan dengan Penularan Emosi sebagai Variabel Mediasi
Abstract
Studi ini meneliti pengaruh komunikasi organisasi terhadap kesejahteraan karyawan, dengan penularan emosi sebagai mekanisme mediasi. Menggunakan Tinjauan Pustaka (Literature Study Review/LSR) dengan desain berorientasi sistematis, studi ini menganalisis 15 artikel jurnal terindeks Scopus (2020–2025) yang dipilih melalui proses PRISMA dari kumpulan awal 1.024 artikel. Temuan menunjukkan bahwa komunikasi organisasi yang efektif meningkatkan kesejahteraan karyawan dengan mendorong kejelasan peran, kepercayaan, dan keamanan psikologis. Penularan emosi muncul sebagai jalur psikologis utama di mana komunikasi membentuk pengalaman afektif karyawan. Komunikasi positif mendorong penularan emosi yang bermanfaat, sementara komunikasi bernada negatif merusak kesejahteraan. Secara praktis, studi ini menyoroti pentingnya praktik komunikasi yang sadar emosi, khususnya dalam konteks organisasi seperti Indonesia.