Pengaruh Faktor Keselamatan, Teknis, dan Lingkungan terhadap Keselamatan Operasional Bus Transjakarta dengan Human Error sebagai Variabel Mediasi
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membuktikan secara empiris pengaruh faktor keselamatan serta faktor teknis dan lingkungan terhadap keselamatan operasional Bus Transjakarta, dengan human error sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan asosiatif kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan perangkat lunak SmartPLS 4. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pramudi aktif Transjakarta yang berjumlah 11.531 orang. Penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh sampel sebanyak minimal 387 responden yang ditarik melalui teknik probability sampling. Pengumpulan data primer dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert 1-5. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa faktor keselamatan berpengaruh langsung dan signifikan terhadap human error pada pramudi, sedangkan faktor teknis dan lingkungan juga berpengaruh langsung dan signifikan terhadap human error. Selanjutnya, faktor keselamatan terbukti memiliki pengaruh langsung dan signifikan terhadap keselamatan operasional Bus Transjakarta, sementara faktor teknis dan lingkungan juga memiliki pengaruh langsung dan signifikan terhadap keselamatan operasional. Lebih lanjut, human error ditemukan memiliki pengaruh dominan dan sangat signifikan terhadap keselamatan operasional. Pengujian mediasi membuktikan bahwa human error secara signifikan mampu memediasi pengaruh antara faktor keselamatan maupun faktor teknis dan lingkungan terhadap keselamatan operasional Bus Transjakarta. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menyarankan perlunya manajemen mitigasi kelelahan (fatigue management) pramudi yang ketat, optimalisasi pengawasan operasional, serta pemeliharaan armada dan infrastruktur untuk meminimalkan kecelakaan.