Analisis Budaya Keselamatan Kerja dan Budaya Organisasi terhadap Budaya Keselamatan Pasien di RSU Al Fatah Ambon
Abstract
Keselamatan pasien merupakan salah satu indikator utama kualitas pelayanan rumah sakit, yang dipengaruhi oleh kemampuan organisasi kesehatan untuk membangun budaya keselamatan yang kuat melalui budaya keselamatan kerja dan budaya organisasi. Penguatan kedua aspek ini sangat penting karena pelayanan kesehatan melibatkan berbagai risiko yang dapat menyebabkan kejadian buruk yang memengaruhi kualitas pelayanan dan keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya keselamatan kerja dan budaya organisasi terhadap budaya keselamatan pasien di RSU Al Fatah Ambon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penjelasan. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 103 tenaga kesehatan yang dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel acak. Analisis data dilakukan melalui pengujian validitas, pengujian reliabilitas, analisis deskriptif, pengujian asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, koefisien determinasi, dan pengujian hipotesis menggunakan uji-t dan uji-F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya keselamatan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap budaya keselamatan pasien dengan koefisien regresi 0,595 (p<0,05), budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien regresi 0,641 (p<0,05), dan kedua variabel tersebut secara simultan berpengaruh signifikan terhadap budaya keselamatan pasien. Budaya keselamatan kerja diidentifikasi sebagai faktor yang lebih dominan berdasarkan nilai beta standar. Studi ini menunjukkan bahwa peningkatan budaya keselamatan pasien memerlukan penguatan berkelanjutan terhadap budaya keselamatan kerja dan budaya organisasi sebagai pendekatan strategis untuk meningkatkan kualitas layanan rumah sakit dan keselamatan pasien.