The Concept of Insan Kamil Al-Jili for Redefining Islamic Education Objectives: Addressing the Modern Anthropology Crisis
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep insān kāmil dalam pemikiran ʿAbd al-Karīm al-Jīlī dan merumuskan kembali tujuan pendidikan Islam sebagai respons terhadap krisis antropologi modern yang cenderung reduksionis. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif berdasarkan studi literatur dengan pendekatan hermeneutika filosofis melalui analisis teks karya al-Jīlī dan literatur pendidikan Islam kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep insān kāmil memandang manusia sebagai entitas integral yang mencerminkan sifat-sifat ilahi melalui integrasi dimensi intelektual, spiritual, moral, dan sosial. Berdasarkan temuan ini, penelitian ini menyimpulkan bahwa tujuan pendidikan Islam perlu didefinisikan ulang dari orientasi pragmatis kognitif menuju pembentukan manusia utuh dengan kesadaran transendental dan akhlak yang baik. Implikasi penelitian ini terletak pada pemberian kerangka filosofis untuk pengembangan kurikulum dan praktik pendidikan Islam yang holistik, meskipun terbatas pada studi konseptual tanpa pengujian empiris. Keunikan penelitian ini terletak pada sintesis pemikiran Sufi klasik al-Jīlī dengan permasalahan antropologi modern sebagai dasar untuk meredefinisi tujuan pendidikan Islam.