Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Bahasa Inggris Siswa Melalui Pembelajaran Berbasis Masalah yang Terintegrasi dengan Kearifan Lokal Sunda
Abstract
Di tengah arus modernisasi dan westernisasi, krusial untuk mengintegrasikan model pembelajaran inovatif seperti Problem Based Learning yang di dalam nya tetap terkandung nilai-nilai kearifan lokal. Studi dengan metode kuantitatif dan Design Quasi-Eksperimen ini memiliki objektif untuk mengungkap bagaimana impresi yang ditimbulkan dari penerapan model Problem Based Learning yang diintegrasikan dengan kearifan lokal Sunda terhadap peningkatan hasil belajar kognitif siswa kelas V sekolah dasar pada mata pelajaran bahasa Inggris. Adapun tempat diselenggarakannya penelitian adalah salah satu Islamic Primary School di Kabupaten Bogor. Studi ini melibatkan 45 siswa, 20 siswa di kelas kontrol dan 25 siswa di kelas eksperimen. Berdasarkan hasil uji paired sample t-test, model Problem Based Learning yang diintegrasikan dengan kearifan lokal Sunda dan Problem Based Learning saja sama-sama memiliki sig. < 0,000, yang artinya keduanya memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar kognitif siswa. Namun lebih lanjut melalui uji N-Gain, diketahui bahwa kelas eksperimen memiliki skor N-Gain yang termasuk ke dalam kategori tinggi yaitu sebesar 0,851, itu lebih besar dari skor N-Gain di kelas kontrol yang hanya sebesar 0,4222 yang termasuk ke dalam kategori sedang. Hal tersebut mengisyaratkan bahwa secara signifikan model Problem Based Learning yang diintegrasikan dengan kearifan lokal Sunda lebih efektif meningkatkan hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajaran bahasa Inggris jika dibandingkan dengan model Problem Based Learning saja.