Analisis Kualitas Layanan Pengawasan Bahan Peledak Komersial di Baintelkam Polri dalam Perspektif Peraturan Kapolri Nomor 17 Tahun 2017: Studi Kualitatif Berbasis Dimensi Servqual
Abstract
Pengawasan bahan peledak komersial merupakan bagian strategis dalam sistem keamanan nasional, dengan fungsi sebagai penunjang pembangunan sekaligus objek pengendalian berisiko tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas layanan pengawasan operasional oleh Baintelkam Polri serta implikasinya terhadap kepatuhan pengguna dan efektivitas pengawasan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, melalui kajian regulasi, literatur, dan praktik pelayanan. Analisis menggunakan model SERVQUAL dengan lima dimensi: tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Hasil menunjukkan bahwa secara normatif sistem pengawasan di Indonesia telah memiliki dasar hukum yang kuat dan komprehensif. Namun, masih terdapat kesenjangan dalam implementasi, khususnya pada aspek keandalan dan daya tanggap. Keterbatasan sarana dan prasarana, komunikasi layanan, serta orientasi pengguna juga memengaruhi kualitas layanan. Temuan menunjukkan bahwa kualitas layanan berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan pengguna. Layanan yang transparan, konsisten, dan responsif mampu mendorong kepatuhan sukarela dan meningkatkan efektivitas pengawasan. Sebaliknya, layanan yang kurang optimal berpotensi menimbulkan ketidakpastian dan penyimpangan. Oleh karena itu, peningkatan kualitas layanan menjadi kunci utama, melalui digitalisasi, standardisasi prosedur, peningkatan SDM, dan pengawasan berbasis risiko.