Peran Tri Pusat Pendidikan sebagai Sarana Pembentukan Karakter Religius Katolik
Abstract
Peran Tri Pusat Pendidikan sebagai Sarana Pembentukan Karakter Religius Katolik pada siswa menjadi fokus penelitian ini yang dilatarbelakangi oleh fenomena menurunnya nilai moral dan religius di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam membentuk karakter religius Katolik, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta mengkaji upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian meliputi siswa, guru, kepala sekolah, orang tua, dan tokoh masyarakat. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter religius siswa sangat dipengaruhi oleh sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat. Keluarga berperan sebagai fondasi nilai, sekolah sebagai penguat melalui pembelajaran dan pembinaan, serta masyarakat sebagai ruang aktualisasi nilai. Faktor penghambat utama adalah kurangnya konsistensi dan koordinasi antar lingkungan pendidikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi yang efektif antar Tri Pusat Pendidikan menjadi kunci dalam membentuk karakter religius Katolik yang kuat dan berkelanjutan.