Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) · e-ISSN: 2716-375X · p-ISSN: 2716-3768

Model Mobilisasi Sumber Daya Pendidikan melalui Kemitraan Multi-Pihak dan Corporate Social Responsibility (CSR)

Titin Sumarni Mutoharoh Yulipince Yogi Yan Hendrik Ruatakurei Syaepudin Zet Bato Sangbua Yuni Kartika
Vol. 7 No. 4 (2026) 22 July 2026 Pages 3375-3385

Abstract

Kesenjangan kualitas dan akses pendidikan antarwilayah di Indonesia tetap menjadi tantangan struktural yang belum terselesaikan, meskipun anggaran pendidikan nasional 2025 mencapai rekor tertinggi Rp 665,1 triliun. Data Kemendikbud menunjukkan bahwa masih terdapat 31,4% sekolah negeri di daerah 3T yang kekurangan sarana dan prasarana dasar, sementara Program Indonesia Pintar (PIP) masih menghadapi kesenjangan penyaluran akibat lemahnya koordinasi multi-pihak di tingkat daerah . Di tengah keterbatasan kapasitas fiskal pemerintah, mobilisasi sumber daya melalui kemitraan multi-pihak dan Corporate Social Responsibility (CSR) menjadi instrumen strategis yang tidak dapat diabaikan. Kajian naratif review ini bertujuan menganalisis pola kemitraan yang efektif, peran strategis CSR dalam mobilisasi sumber daya, dan merumuskan model strategis yang komprehensif dan berbasis bukti untuk konteks Indonesia terkini. Melalui telaah kritis terhadap 15 artikel yang sepenuhnya dapat diakses dari jurnal internasional dan jurnal nasional terakreditasi periode 2022–2025, kajian ini menghasilkan Model Mobilisasi Sumber Daya Pendidikan Berbasis Kemitraan Multi-Pihak dan CSR (M2S-KMP) yang terdiri dari tujuh komponen terintegrasi: identifikasi kebutuhan berbasis data, pemetaan mitra potensial, negosiasi dan komitmen formal, mobilisasi sumber daya, implementasi program, monitoring dan evaluasi, serta penguatan keberlanjutan. Temuan kunci menunjukkan bahwa keberhasilan mobilisasi sumber daya ditentukan oleh empat faktor kritis: kepemimpinan kepala sekolah yang proaktif, komitmen formal dalam MoU berbasis kinerja, tata kelola kolaboratif multi-aktor, dan strategi keberlanjutan yang terencana sejak awal. Model ini direkomendasikan sebagai kerangka kerja bagi dinas pendidikan, sekolah, dan mitra CSR dalam mengatasi ketimpangan sumber daya pendidikan secara sistematis dan berkelanjutan.

Keywords

Mobilisasi Sumber Daya Pendidikan Kemitraan Multi-Pihak CSR Pendidikan Model Strategis Naratif Review Indonesia 2025