Manajemen Pembelajaran Pendidikan Kesetaraan untuk Meningkatkan Kompetensi Lulusan: Studi Kasus pada PKBM Mathlabul Hidayah dan PKBM Sabilul Huda
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pembelajaran pendidikan kesetaraan dalam mendukung kompetensi lulusan di PKBM Mathlabul Hidayah dan PKBM Sabilul Huda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus multipel. Peneliti memilih informan secara purposif dan mengumpulkan data melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, serta studi dokumentasi. Analisis dilakukan pada setiap kasus, kemudian dilanjutkan dengan analisis lintas kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua PKBM telah menjalankan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran, tetapi keterpaduannya berbeda-beda. PKBM Sabilul Huda lebih kuat dalam perencanaan, koordinasi tutor, variasi metode, dan penggunaan teknologi sederhana. PKBM Mathlabul Hidayah menonjol melalui program keterampilan komputer, tetapi masih menghadapi keterbatasan dalam koordinasi dan variasi pembelajaran. Kedua lembaga menghadapi kendala berupa keterbatasan tutor, pendanaan, motivasi warga belajar, fasilitas digital, serta evaluasi yang masih berorientasi pada nilai dan pelaporan. Data lembaga menunjukkan bahwa 5 dari 31 lulusan Paket C PKBM Mathlabul Hidayah dan 7 dari 44 lulusan Paket C PKBM Sabilul Huda melanjutkan ke perguruan tinggi. Sekitar 70% dan 60% lulusan pada masing-masing lembaga telah bekerja. Temuan menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran yang adaptif perlu menghubungkan pemetaan kebutuhan warga belajar, koordinasi tutor, pembelajaran kontekstual, integrasi keterampilan digital dan keterampilan hidup, serta tindak lanjut evaluasi. Data capaian lulusan berfungsi sebagai indikator kelembagaan, bukan bukti hubungan sebab-akibat.