Efektivitas Permainan Tradisional Congklak Berbasis Unplugged Coding dalam Meningkatkan Konsentrasi Belajar Anak Usia 5-6 Tahun
Abstract
Konsentrasi belajar merupakan kemampuan penting yang perlu distimulasi sejak usia dini karena berkaitan dengan kemampuan anak mempertahankan perhatian, mengikuti instruksi, dan menyelesaikan kegiatan pembelajaran. Penelitian terdahulu mengenai congklak lebih banyak diarahkan pada numerasi atau kemampuan kognitif tertentu, sementara penelitian unplugged coding lebih banyak menempatkan berpikir komputasional sebagai variabel hasil sehingga pengaruhnya terhadap konsentrasi belajar masih jarang dikaji. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas permainan tradisional congklak berbasis unplugged coding dalam meningkatkan konsentrasi belajar anak usia 5-6 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif pre-eksperimental dengan desain one-group pretest-posttest, melibatkan 18 anak kelompok B6 di TK Annur III Gondangan, Maguwoharjo, Yogyakarta. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi konsentrasi belajar sebelum dan sesudah lima kali pertemuan perlakuan (Misi Kode Huruf, Lintas Pola Si OX, CaMODE, Robot Congklak Time Attack, dan Congklak Unplugged Adventure), lalu dianalisis menggunakan uji Shapiro-Wilk dan paired samples t-test. Skor rata-rata meningkat dari 28,00 menjadi 40,22, dengan perbedaan yang signifikan (t = -46,532, df = 17, p = 0,000). Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi prinsip unplugged coding ke dalam permainan tradisional, yang menunjukkan bahwa congklak dapat menjadi media konkret tanpa perangkat digital untuk meningkatkan konsentrasi belajar anak usia dini.