Optimalisasi Kinerja Guru melalui Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Motivasi Kerja
Abstract
Pencapaian kinerja guru belum sepenuhnya optimal, yang ditunjukkan oleh rendahnya kedisiplinan, kurangnya inovasi dalam merancang media pembelajaran, serta keterbatasan dalam mencapai target kurikulum yang ditetapkan. Kondisi ini menuntut adanya identifikasi mendalam terhadap faktor-faktor internal maupun eksternal yang mendasari dinamika produktivitas mengajar, khususnya aspek manajerial institusi dan lingkungan psikososial sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja terhadap kinerja guru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kajian literatur atau library research. Jumlah sampel penelitian ini ditetapkan sebanyak 20 artikel publikasi terindeks nasional dan internasional dengan publikasi 5 tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan baik transformasional, demokratis, maupun partisipatif memberikan dampak yang signifikan dan positif terhadap kinerja guru. Motivasi kerja terbukti memiliki hubungan yang kuat serta pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kinerja guru. Gaya kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja guru dianalisis secara bersama-sama (simultan), dampaknya terhadap optimalisasi kinerja guru menunjukkan peningkatan yang lebih baik. Efektivitas gaya kepemimpinan dan upaya peningkatan motivasi kerja guru dipengaruhi oleh berbagai faktor pendukung maupun penghambat. Temuan penelitian (Novelty) adalah gaya kepemimpinan kepala sekolah (khususnya transformasional dan demokratis) serta motivasi kerja merupakan determinan utama kinerja guru, yang konsisten berlaku mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini/PAUD, Sekolah Dasar (SD/MI), hingga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Perguruan Tinggi.