Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development · e-ISSN: 2655-0865

Pengentasan Stunting Melalui Tata Kelola Kolaborasi antar Sektoral: Studi Kasus di Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur

Imam Rohmatulloh Iman Widhiarto Surya Chandra Siahaan Azhari Aziz Samudra Muhammad Sahrul
Vol. 7 No. 5 (2025) 01 July 2025 Pages 3690-3700

Abstract

Stunting adalah masalah kesehatan yang memiliki dampak jangka panjang pada kualitas sumber daya manusia, ada berbagai aspek yang menyebabkan anak-anak dikategorikan sebagai stunted. Pencegahan stunting tentu memerlukan pendekatan yang melibatkan berbagai sektor secara terintegrasi dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan tata kelola kolaboratif antar sektor dalam upaya mengurangi stunting yang berlokasi di Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel purposif, dengan sampel sebanyak 37 responden. Analisis data menggunakan metode analisis dengan rumus Weigh Mean Score (WMS) dengan skala likert sebagai ukuran tanggapan masyarakat dalam menilai upaya pengentasan stunting melalui sistem kolaborasi antar sektor. Menggunakan teori Kolaborasi Antar Sektor dalam Kebijakan Publik (Robert Agranoff dan Michael McGuire: 2001). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pencegahan stunting, termasuk melalui program pemberian makanan bergizi gratis, konseling kesehatan, dan pemantauan perkembangan anak.

Keywords

Stunting, Tata Kelola, Kolaborasi Antarsektor, Desa Sembalun Bumbung, Makanan Bergizi.